Selasa, 12 Januari 2010

mandalwangi longsor

PANDEGLANG-Kaki gunung Aseupan di Kampung Samala, Desa Pari, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, dilanda longsor, Minggu (10/1).

Longsoran yang menyerupai aliran sungai ini terjadi sejak Rabu (6/1) dengan panjang kurang lebih 2 kilometer. Tidak ada korban jiwa akibat musibah ini kecuali kekhawatiran warga yang bermukim di Desa Sinar Jaya dan Desa Pari.
Selain disebabkan oleh hujan deras, longsor juga dipicu oleh gundulnya hutan di kawasan tersebut. “Belum ada rumah atau warga yang tertimbun longsoran. Tapi kami tetap khawatir jika peristiwa itu terus terjadi,” ujar Hidayat (45), warga Kampung Sinarsari, Desa Sinar Jaya, Kecamatan Mandalawangi.
Menurutnya, selain perkampungan di Desa Pari longsoran juga mengancam beberapa daerah lain seperti Kecamatan Jiput, Menes, dan Labuan. “Dampak akibat longsoran ini sudah terjadi dua hari lalu. Seperti banjir di Kecamatan Jiput, Menes, dan Labuan,” kata Hidayat.
Junaedi, warga Pari lainnya menambahkan, longsoran kaki Gunung Aseupan sempat menutupi ruas jalan Mengger-Mandalawangi. Bongkahan tanah dari kaki gunung tersebut menuntupi badan jalan yang berakibat arus lalu lintas terganggu beberapa jam.
Koordinator Satgas Tagana Kabupaten Pandeglang Tb Ade Rahmat mengaku, telah melakukan kunjungan ke lokasi longsor. “Longsor terjadi di kawasan hutan lindung yang dikelola Perhutani,” katanya.
Sementara 266 unit rumah yang berlokasi di Kampung Kumpay dan Kampung Handam, Desa Cikarang, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, terancam longsor. Pasalnya, pemukiman warga yang berada di atas tebing dengan ketinggian 100 meter dari bibir sungai Cisimuet tersebut berada pada kondisi tanah yang labil.
Sekeretaris Desa (Sekdes) Cikarang, Kecamatan Muncang, Sunardi, mengatakan telah menyampaikan kondisi tersebut sejak 2005 namun belum ada tanggapan dari pemerintah. “Kami meminta agar pemerintah daerah bisa mencarikan solusi sebagai antisipasi longsor seperti pembuatan beronjong atau sejenisnya,” kata Sunardi (zis/day)
Radar Banten : http://www.radarbanten.com Online version: http://www.radarbanten.com

0 komentar:

Posting Komentar